Amazon.com Widgets

Drawing Technique: Triangulation



Pendahuluan: Belajar Gambar

Apakah perlu bakat untuk belajar gambar? No, menggambar adalah keterampilan, layaknya skill lain seperti main gitar, main basket, main game komputer, bernyanyi, dsb. Tentu ada faktor X yang membuat orang bisa bernyanyi merdu seperti Celine Dion dan ada yang suaranya melengking seperti mpok Nori. Lalu, apakah suara seperti mpok Nori bisa semerdu Celine Dion? Wah kalo itu saya rasa nggak mungkin… hehe. Kenapa? Ada beberapa faktor. Pertama, usia saat mulai mempelajari suatu keahlian. Kedua, seberapa tekun berlatih. Dan faktor ketiga yang PALING PENTING, yaitu MINAT. Seperti kata Albert Einstein: Sukses itu 10 persen bakat, 90 persen usaha dan kerja keras (plus minat).

Belajar gambar itu mudah… semua orang bisa menggambar. Bahkan banyak yang katanya berbakat gambar. Tapi tahukah Anda kalau keahlian menggambar itu bisa dipelajari dan diajarkan secara relatif cepat? Saya sudah membuktikan sendiri lho… Seringkali saya memberi “kursus kilat” menggambar, dan nyatanya berhasil dengan baik. Dari seluruh “subjek eksperimen” yang saya berikan tutorial singkat, semuanya menunjukkan peningkatan yang langsung terlihat hasilnya nyaris seketika.

Dari situlah saya berkesimpulan bahwa keahlian menggambar bisa ditularkan. Pengalaman, penemuan dan hasil eksperimen saya sewaktu belajar gambar dari kecil ternyata bisa “disalin” ke otak orang lain dengan transfer METODE. Maka dari itu saya berani mengklaim, bisa membuat siapa saja menjadi jago gambar… dengan satu syarat utama: ada MINAT. hehehe… Apalah artinya segudang ilmu kalau tidak dijalankan dengan rasa suka? Betul?

Triangulation Method

Menggambar objek dengan bersumber dari foto tentu memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dengan menggambar objek secara langsung maupun dari khayalan. Menggambar dengan sumber dari foto lebih mementingkan ketepatan proporsi dan arsiran terang-gelap, sedangkan menggambar langsung atau berdasarkan imajinasi/khayalan tidak seketat menggambar foto. Sedikit distorsi dimaklumkan, bahkan kadang sengaja ditambahkan unsur distorsi yang berlebihan (misalnya karikatur).

Untuk mencapai ketepatan proporsi dan skala, ada beberapa teknik menggambar yang dikembangkan dan banyak digunakan seperti gridding, comparison drawing, dan triangulation. Pilihlah teknik yang paling Anda sukai dan kuasai sebagai teknik utama. Namun adakalanya saat kita menggunakan beragam teknik tersebut dalam menciptakan sebuah karya.

Yang akan saya bagi di sini adalah sebuah teknik baru yang sangat menarik, yaitu Trianglasi (triangulation). Triangulasi dapat didefinisikan sebagai suatu cara menggambar dengan memperhitungkan/memperbandingkan sudut dan titik. Teknik ini mempunyai prinsip dasar segitiga (besar sudut bagian dalam pada segitiga jika dijumlahkan adalah 180). Jadi jika kita mempunyai 2 titik acuan, maka titik ketiga dapat diperoleh dengan melihat pada kedua titik tersebut. Triangulasi triangulation ini ditemukan oleh EclecticAsylum yang didemonstrasikan pada video ini:

 

Contoh  step-by-step menggambar dari foto dengan teknik triangulation:

(Lukisan ini saya buat menggunakan software ArtRage Studio dan Tablet Wacom Intuos 3)

Triangulation Step 1
Tentukan titik-titik referensi berdasarkan perhitungan sudut dan panjang garis secara intuitif
Triangulation Step 2
Mulai membuat bentuk objek secara keseluruhan. Hapus titik dan garis yang tidak penting.
Triangulation Step 3
Rapihkan bentuknya
Triangulation Step 4
Tambahkan detail
Triangulation Finished
Tambahkan detail di sana-sini dan selesaikan



Leave a Reply